Logo

 

 

Apa Yang Terjadi Jika Bumi Berhenti Berputar Selama 1 Detik

blog-img Penelitian www.ayasophia.sch.id
Aya Sophia Islamic School
Aya Sophia Islamic School
Dipublikasikan: 25/09/2025
Dilihat: 458 x

Bumi yang kita pijak ini sebenarnya tidak pernah diam. Setiap detik, planet ini terus berputar pada porosnya dengan kecepatan luar biasa, mencapai sekitar 1.670 km/jam di garis khatulistiwa. Rotasi inilah yang menyebabkan terjadinya pergantian siang dan malam, sekaligus menjaga keseimbangan kehidupan di Bumi.

Namun, pernahkah kamu membayangkan apa yang akan terjadi jika Bumi tiba-tiba berhenti berputar, walaupun hanya 1 detik saja? Skenario ini memang terdengar seperti adegan dalam film fiksi ilmiah, tetapi secara teori, efeknya bisa sangat mengerikan. Mari kita bahas satu per satu.

1. Tubuh dan Benda Akan Terlempar

Rotasi Bumi membuat segala sesuatu di permukaannya ikut bergerak. Jika rotasi itu tiba-tiba berhenti, semua benda—manusia, hewan, kendaraan, bahkan bangunan—akan tetap bergerak dengan kecepatan awal. Akibatnya, semuanya akan terhempas ke arah timur dengan kekuatan setara tabrakan mobil berkecepatan tinggi, tapi dalam skala planet.

2. Atmosfer Tidak Ikut Berhenti

Meski permukaan Bumi berhenti, atmosfer tetap bergerak sesuai rotasi awalnya. Inilah yang memunculkan angin super dahsyat dengan kecepatan ribuan kilometer per jam. Angin ini akan menyapu daratan, merobohkan pepohonan, menghancurkan gedung, dan meluluhlantakkan kota-kota.

3. Tsunami Raksasa dari Lautan

Samudra di Bumi juga tidak akan berhenti seketika. Air akan terus bergerak dengan momentum yang sama, lalu menghantam daratan. Gelombang laut raksasa atau tsunami global bisa terbentuk, menenggelamkan pulau dan pesisir pantai dalam hitungan detik.

4. Perubahan Bentuk dan Gravitasi Bumi

Saat ini, Bumi tidak berbentuk bulat sempurna, melainkan agak melebar di khatulistiwa karena rotasinya. Jika rotasi berhenti mendadak, gaya sentrifugal akan hilang, dan distribusi massa Bumi bisa berubah. Ini berpotensi menimbulkan pergeseran besar pada kerak bumi, gempa, dan aktivitas vulkanik yang lebih dahsyat.

5. Kehancuran Kehidupan di Permukaan

Semua efek gabungan dari hempasan benda, badai raksasa, tsunami, dan pergeseran bumi akan membawa dampak fatal bagi kehidupan. Sebagian besar makhluk hidup kemungkinan besar tidak akan bisa bertahan dari guncangan sebesar itu.

Apakah Hal Ini Bisa Terjadi?

Tenang saja. Para ilmuwan menegaskan bahwa kemungkinan Bumi berhenti berputar secara tiba-tiba sangat mustahil. Rotasi Bumi sudah stabil selama miliaran tahun, dan kalau pun melambat, prosesnya akan terjadi dalam rentang waktu jutaan tahun—cukup lama untuk memberi kesempatan bagi kehidupan beradaptasi.

Kesimpulan

Bumi berputar dengan kecepatan luar biasa, dan keseimbangan rotasi ini sangat penting bagi kehidupan. Jika Bumi benar-benar berhenti meski hanya 1 detik, konsekuensinya akan menjadi bencana global yang tidak bisa kita bayangkan.

Fakta ini seharusnya membuat kita semakin kagum akan keteraturan alam semesta. Semua bergerak sesuai hukum fisika yang telah ditetapkan, sehingga kehidupan bisa berlangsung dengan stabil.

Kalau Bumi mendadak berhenti berotasi, dampaknya sangat dahsyat:

  • Semua benda di permukaan terhempas karena gaya inersia.
  • Atmosfer tetap bergerak, menghasilkan angin super kencang.
  • Samudra membentuk tsunami raksasa.
  • Distribusi massa Bumi berubah → bisa memicu gempa dan letusan vulkanik.

Tapi kalau Bumi berhenti perlahan, tidak ada hempasan mendadak, namun:

  • Siang dan malam jadi panjang sekali.
  • Iklim ekstrem (panas di sisi siang, dingin di sisi malam).
  • Air laut bisa bergeser ke kutub.

 

OpenStax – University Physics Volume I (2016, Houston)

What If?: Serious Scientific Answers to Absurd Hypothetical Questions” – Randall Munroe (2014)